Selingkuh itu indah….


Bila Pasangan Selingkuh

Kebersamaan dan kesetiaan adalah dua ciri yang didambakan dalam kelangsungan hubungan oleh setiap pasangan. Hubungan dapat bertahan tetapi ada juga hubungan yang dapat terbubarkan karena penyelewengan oleh pasangan Anda. Keretakan dalam hubungan Anda yang disebabkan oleh pihak ketiga tentu saja akan menimbulkan kemarahan. Namun Anda tidak perlu berkecil hati dalam hal ini karena ada beberapa gejala dan faktor yang harus dilihat dengan pikiran jernih untuk bangkit kembali dari hubungan ini yang diwarnai oleh ketidakjujuran. Tidak ada salahnya Anda melakukan introspeksi untuk melihat kembali hubungan dengan pasangan sebelumnya yang tidak jujur pula seperti pasangan Anda sekarang. Dan kalau memang terbukti telah terjadi penyelewengan oleh pasangan Anda, Anda harus mempertimbangkan mengambil keputusan untuk melanjutkan hubungan ini atau tidak. Apakah Anda yakin bahwa hubungan ini dapat dipulihkan kembali? Apakah kejadian penyelewengan ini kejadian yang terpisah dari yang lainnya atau tidak akan terulang di bawah keadaan yang berbeda, misalnya pasangan Anda berhenti minum alcohol atau mengikuti counseling? Apakah Anda sudah membicarakan masalah ini secara empat mata bersama pasangan jika ingin tetap membagi rasa cinta serta kehendak untuk meneruskan hubungan ini atau tidak sama sekali? Gejala-gejala penyelewengan dari pasangan Anda ada dalam beraneka ragam seperti terlalu sering pulang terlambat, bekerja terlalu lama, memberi alasan yang berkepanjangan atas keterlambatannya hingga keinginannya bepergian ke luar kota sendirian. Tanda-tanda lainnya yang dapat dilihat tentang pasangan Anda dapat berupa ketertarikannya pada busana sekaligus ikut program fitness padahal sebelumnya tidak demikian. Pemakaian parfum atau cologne yang baru, seseorang yang menutup telpon secara tiba-tiba, potongan rambut yang berbeda atau mobil baru adalah kemungkinan dari penyelewengan. Dan jangan lupa hubungan seks yang kurang menyenangkan atau lebih sering atau tidak ada sama sekali. Tentu saja ada keterangan yang dapat dicari mengingat semua ini adalah tanda-tanda. Apabila Anda memang menjadi korban penyelewengan, Anda dapat mengambil keputusan untuk menghadapi masalah ini atau mengambil sikap tidak perduli seperti kasusnya beberapa pasangan. Anda berdua dapat mencari pemecahan dengan bantuan psikolog atau tidak, atau mungkin lebih baik berpisah saja. Apabila pasangan Anda mengakui kesalahannya karena telah menyelewengi Anda dan Anda ingin memaafkannya, maka Anda harus bersedia melupakan tindakan pasangan guna melanjutkan hubungan bersama. Pastikan pasangan Anda sudah mengetahui keputusan Anda untuk memaafkannya. Jika rasa sakit sekaligus pengalaman pahit tetap terasa dan Anda masih mengalami kemarahan dan dendam yang berkepanjangan terhadap pasangan, sebaiknya siapkan diri Anda untuk berpisah saja darinya. Kecurigaan Anda terhadap kemungkinan penyelewengan dapat terpicu kembali jika misalnya pasangan Anda terlambat tiba pada suatu acara padahal mobilnya macet di jalan dan baterai di handphone tidak aktif menuju pertemuan tersebut. Tentu saja pasangan Anda akan merasa kesal karena selalu diingatkan atas kesalahannya di masa lalu dan tekanan pada dirinya untuk selalu menjaga sikap yang baik dengan Anda. Memang bukan suatu hal yang mudah untuk memulihkan diri dari penyelewengan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda memanjakan diri dengan mencoba rias yang berbeda, mengikuti program fitness dan mengunjungi sahabat karib di mobil Anda yang baru. Dan jangan salahkan diri Anda sendiri atas peristiwa tersebut karena Anda berhak atas hubungan baik yang berdasarkan kejujuran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s